#pentigraf_lepas
Yoyun Comes Back (8)
YOYUN KETIBAN REZEKI
Agustinus Warsito
Sejak hatinya kepincut Asih, janda kembang yang tinggal di kampung sebelah, Yoyun, seorang staf di kantor perusahaan tekstil terkemuka di kotanya, berubah menjadi sosok yang ceria dan riang. Hari-harinya penuh warna-warni cinta. Gayanya yang dulu sederhana dan apa adanya sekarang menjadi semakin gaul saja. Ke mana-mana menenteng gawai dengan headset warna putih yang senantiasa menghiasi telinganya.
Siang itu, Asih, sang gebetan mengajak Yoyun berinteraksi melalui video call. Wajah Yoyun yang melankolis spontan sumringah. Tak sabar ditunggunya jam bergerak ke angka duabelas, karena itu waktu istirahat kantor. Dicarinya tempat yang strategis untuk mencumbu rayu pujaan hatinya itu meski hanya lewat telepon. Setelah dirasa aman, direbahkannya tubuhnya senyaman mungkin, kemudian mulai beraksi.
Sedang enak-enaknya menggombal di udara, tertawa-tawa dan mengobral puisi, tiba-tiba pembeli barang bekas kantor yang biasa ia hubungi untuk mengambil barang-barang bekas menghampirinya. Tanpa berkata sepatah katapun, orang itu menyelipkan sesuatu ke dalam kantong celananya lalu segera pergi. Yoyun yang heran dan penasaran segera merogoh kantong celananya. Ternyata ada terselip di situ selembar uang dua puluh ribu rupiah sebagai tanda ucapan terimakasih. Yoyun tersenyum di wajahnya yang melas. Tak apalah dikira orang gila juga, tertawa-tawa sendiri, yang penting dapat rezeki.
#Yoyun_Comes_Back
Penulis yang sudah berpartisipasi
Agust Wahyu, Robertus Sutartomo, Genoveva Dian, Albertha Tirta, Bun Siaw Yen, Jenny Seputro, Budi Hantara, Agustinus Warsito
Catatan:
- Pentigraf atau penagraf ini merupakan cerita lepas judul " Yoyun Comes Back" yang menghadirkan tokoh utama Yoyun, laki-laki sederhana dan lugu dari pinggiran kota Tegal.
- Siapa saja boleh menyumbangkan tulisan di sini, tentunya dengan pesan-pesan positif yang menyejukkan.
- Pentigraf atau penagraf dapat dikemas dengan sedih, humor, dan sebagainya.
-Bagi yang beminat dapat dikirim lewat inboks ke Agust Wahyu jangan lupa paling bawah tulis #yoyuncomesback
-Semua karya akan diedit/direvisi penulis bila ada kekurangan dengan beberapa masukan dari Agust Wahyu dan teman-teman sekalian
- Bagi Anda yang ingin membaca lengkap pentigraf atau penagraf lepas ini dapat dilihat di https://anggrek-white.blogspot.com/
Salam Literasi
Jumat, 31 Mei 2019
Yoyun Comes Back (7)
#pentigraf_lepas
Yoyun Comes Back (7)
YOYUN JOKER
Budi Hantara
Rinai hujan membawa
sejuta kenangan. Wajah-wajah cantik menari-nari di pelupuk mata Yoyun. Cowok
keren penakluk hati wanita itu terbius lamunan. Tiba-tiba suara Dimas,
keponakannya, terdengar memanggil. "Om Joker, jatuh cinta ya?" Dimas
menggodanya. Yoyun akrab dipanggil Joker alias Jomblo Keren. Yoyun memang keren
tetapi tetap jomblo. Kisah cintanya selalu kandas.
Beberapa kali Yoyun
pacaran namun selalu putus di jalan. Cewek-cewek cantik yang dipacarinya paling
lama mampu bertahan tiga bulan. Yoyun diputusin pacarnya karena terlalu pelit
dan egois. Namun itu dulu. Setelah berulangkali gagal, Yoyun alias Joker
memperbaiki diri. Sekarang Yoyun tak pelit lagi. Joker sering menraktir Dimas
dan teman-temannya satu komplek. Tentu saja teman-teman Dimas yang masih TK
ditemani ibunya atau ART.
Melihat ibu-ibu muda
dan ART yang cantik dan genit, Yoyun tergoda. Hatinya mulai terpikat pada
Marni, seorang ART. Dalam waktu singkat
hubungan keduanya terlihat sangat akrab. Hubungan Yoyun dan Marni begitu
mesra. Malam itu Yoyun menjemput kekasihnya untuk diajak makan malam. Marni
sudah berdandan cantik untuk menyambut kedatangan Yoyun. Yoyun melangkahkan
kaki di teras rumah yang megah, namun hatinya mendadak gundah. Apalagi ketika
melihat Nyonya Anisa membuka pintu dan berjalan ke arah Marni. "Jauhi
buaya darat ini, Marni." Nyonya Anisa menarik tangan Marni dan menutup
pintu. Hati Yoyun hancur melihat sikap Anisa, mantan kekasihnya.
Ngawi, 27 Mei 2019
#Yoyun_Comes_Back
Penulis yang sudah berpartisipasi
Agust
Wahyu, Robertus Sutartomo, Genoveva Dian, Albertha Tirta, Bun Siaw Yen, Jenny Seputro, Budi
Hantara
Catatan:
- Pentigraf atau penagraf ini merupakan
cerita lepas judul " Yoyun Comes Back" yang menghadirkan tokoh utama
Yoyun, laki-laki sederhana dan lugu dari pinggiran kota Tegal.
- Siapa saja boleh menyumbangkan tulisan
di sini, tentunya dengan pesan-pesan positif yang menyejukkan.
- Pentigraf atau penagraf dapat dikemas
dengan sedih, humor, dan sebagainya.
-Bagi yang beminat dapat dikirim lewat
inboks ke Agust Wahyu jangan lupa paling bawah tulis #yoyuncomesback
-Semua karya akan diedit/direvisi
penulis bila ada kekurangan dengan beberapa masukan dari Agust Wahyu dan
teman-teman sekalian
- Bagi Anda yang ingin membaca lengkap
pentigraf atau penagraf lepas ini dapat dilihat di https://anggrek-white.blogspot.com/
Salam Literasi
Kamis, 30 Mei 2019
Yoyun Comes Back (6)
#pentigraf_lepas
Yoyun
Comes Back (6)
MENANTU
IDAMAN
Jenny
Seputro
Sore
itu Yoyun merasa gerah. Bukan karena udara bulan Mei yang panas, tapi karena
kedua teman kosnya membawa pacar masing-masing ke rumah. Ceritanya mereka mau
kencan ganda, nonton DVD sambil makan pizza. Tentu saja Yoyun diajak bergabung,
tapi siapa yang suka jadi bohlam? Akhirnya Yoyun pergi ke kafe dekat rumah
sekedar untuk menyendiri. Ia tidak sedang ingin makan atau minum. Dipesannya
segelas teh tawar, menu termurah di kafe itu. Ia duduk di meja panjang di sisi
jendela. Dari situ ia bisa mengawasi orang-orang yang berlalu lalang di
jalanan.
Tak
lama kemudian seorang wanita setengah baya duduk di sebelah Yoyun. Wangi
parfumnya mungkin tercium dari jarak sepuluh meter. Dandanannya menor,
pakaiannya terlalu modis untuk usianya, dan rambutnya disasak tinggi. Wanita itu tersenyum pada
Yoyun. Saat Yoyun ingin pindah karena tak tahan dengan aroma parfumnya, si
wanita membuka gawainya. Terpampang seraut wajah gadis yang sangat cantik
memesona. Yoyun tidak jadi pindah. Dia memulai percakapan dan bekenalan dengan
wanita itu. Namanya Maya. Foto di gawainya adalah putrinya, Fitri. Yoyun
bertekad harus berkenalan dengan Fitri. Siapa tahu bidadari itu adalah
jodohnya. Tak apalah punya mertua menor, toh yang penting adalah restunya.
Setelah
setengah jam mengobrol, Maya terlihat sangat menyukai Yoyun yang supel dan
pandai mengambil hati. Ditatapnya Yoyun lekat-lekat sambil berkata kalau Yoyun
itu sungguh seorang menantu idaman. Hati Yoyun berbunga. Dengan senang hati ia
menurut saat diajak Maya ke rumahnya. Di situ hanya ada seorang wanita tua,
ibunya Maya. Saat Yoyun menanyakan Fitri, Maya bilang putrinya tinggal bersama
suami dan kedua anaknya. Belum habis rasa terkejut Yoyun saat Maya tersenyum
pada ibunya dan berkata, "Ma, kenalkan ini Yoyun. Akhirnya kubawakan
menantu idaman untuk Mama."
#Yoyun_Comes_Back
Penulis
yang sudah berpartisipasi
Agust
Wahyu, Robertus Sutartomo, Genoveva Dian, Albertha Tirta, Bun Siaw Yen, Jenny
Seputro
Catatan:
-
Pentigraf atau penagraf ini merupakan cerita lepas judul " Yoyun Comes
Back" yang menghadirkan tokoh utama Yoyun, laki-laki sederhana dan lugu
dari pinggiran kota Tegal.
-
Siapa saja boleh menyumbangkan tulisan di sini, tentunya dengan pesan-pesan
positif yang menyejukkan.
-
Pentigraf atau penagraf dapat dikemas dengan sedih, humor, dan sebagainya.
-Bagi
yang beminat dapat dikirim lewat inboks ke Agust Wahyu jangan lupa paling bawah
tulis #yoyuncomesback
-Semua
karya akan diedit/direvisi penulis bila ada kekurangan dengan beberapa masukan
dari Agust Wahyu dan teman-teman sekalian
-
Bagi Anda yang ingin membaca lengkap pentigraf atau penagraf lepas ini dapat
dilihat di https://anggrek-white.blogspot.com/
Salam
Literasi
Yoyun Comes Back (5)
#pentigraf_lepas
Yoyun
Comes Back (5)
Apesnya
Yoyun
Bun
Siaw Yen
Memainkan
gawai sembari menunggu panggilan dari petugas apotek sudah menjadi kebiasaanku
kalau dimintai Mama menebus obat darah tinggi dan jantungnya. "Ibu
Ernawati." Eh, benar yah itu nama Mamaku yang dipanggil. Aku pun segera
maju ke meja pengambilan obat. Kusapa petugasnya dengan ramah, tapi dia malah
menatapku tajam. Eh kenapa? Rupanya dia tak suka kusapa Ibu. Padahal
perawakannya memang sudah ibu-ibu di mataku. Kok marah sih? Dia menyebutkan
berapa harga obat yang harus kubayarkan. Lalu menanyakan apa aku sudah paham
cara minum obatnya. Melihat wajahnya yang masih tak ramah, aku memilih
menganggukkan kepala saja. Malas lama-lama berhadapan dengan orang judes.
Sampai
di rumah, Mama langsung menagih obatnya. Kuberikan kantong plastik berlogo
apotek langganan Mama. Lalu aku masuk ke kamar, bersiap untuk mandi. Tadi itu
dari kantor, aku langsung ke apotek. Belum lagi sempat mengambil baju ganti,
tiba-tiba kudengar teriakan, "Yoyuuuuun...!" Tergopoh-gopoh aku
menghampiri Mama. Obat-obat dari kantong plastik berserakan di atas meja makan.
Mata Mama melotot sambil mengangkat tiga bungkus plastik berwarna biru.
"Baca, nama siapa itu!" Kubaca perlahan, Ernawati. Ups...salah nama.
Nama Mamaku Hernawati. Ternyata itu obat-obatan buat ibu hamil. Ada obat anti
mual, obat penambah darah dan vitamin. Walah, masa iya Mamaku hamil lagi. Eh,
udah menopause kan Mama, mana bisa hamil lagi. Aku disuruh balik ke apotek saat
itu juga. Obat Mama sudah habis. Aku meringis ingin menangis tapi malu sama
kumis.
Setibanya
di apotek, terpaksa kucari ibu yang nggak suka dipanggil ibu itu. Masih dengan
wajah masam dia menghampiriku. Rupanya dia sudah tahu kesalahan yang terjadi.
Lalu dia memanggil nama yang sama dengan nama yang tertera di bungkus plastik
obat yang tadi kubawa pulang. Begitu nama yang dipanggil berdiri di sampingku,
aku menoleh. Reflek aku melotot kaget. Yang kutatap juga tak kalah kaget. Aku
menatap Erna, mantanku. Aku minta maaf karena keteledoranku dia jadi harus
menunggu. Dia mengangguk pelan, sedikit berbasa-basi lalu pamit. Katanya
suaminya sudah menunggu di depan. Menunggu dalam sebuah sedan mewah dua pintu
berwarna merah metalik. Pintunya membuka ke atas. Hatiku ngilu. Tatapanku
beralih ke motor bututku yang umurnya telah lewat satu dekade.
“Yoyun...Yoyun... apes banget sih kamu,” kata hatiku pun ikut mengejek.
#yoyuncomesback
Penulis
yang sudah berpartisipasi
Agust
Wahyu, Robertus Sutartomo, Genoveva Dian, Albertha Tirta, Bun Siaw Yen
Catatan:
-
Pentigraf atau penagraf ini merupakan cerita lepas judul " Yoyun Comes
Back" yang menghadirkan tokoh utama Yoyun, laki-laki sederhana dan lugu
dari pinggiran kota Tegal.
-
Siapa saja boleh menyumbangkan tulisan di sini, tentunya dengan pesan-pesan
positif yang menyejukkan.
-
Pentigraf atau penagraf dapat dikemas dengan sedih, humor, dan sebagainya.
-Bagi
yang beminat dapat dikirim lewat inboks ke Agust Wahyu jangan lupa paling bawah
tulis #yoyuncomesback
-Semua
karya akan diedit/direvisi penulis bila ada kekurangan dengan beberapa masukan
dari Agust Wahyu dan teman-teman sekalian
-
Bagi Anda yang ingin membaca lengkap pentigraf atau penagraf lepas ini dapat
dilihat di https://anggrek-white.blogspot.com/
Salam
Literasi[i]
Yoyun Comes Back (4)
#pentigraf_lepas
Yoyun Comes Back (4)
Kesepian
Albertha Tirta
Setelah sekian lama
Yoyun mengalami perundungan, ia mencoba memperbaiki sikapnya. Ia lebih toleran
dan mau berbagi. Hal ini, disambut gembira oleh teman-temannya. Pelan-pelan
mereka mulai mau bergaul lagi. Canda tawa selalu mengelilingi Yoyun. Rasanya
tidak nyaman hidup dijauhi orang lain.
Hari- hari Yoyun
sekarang penuh warna. Bila ada sedikit uang lebih Yoyun tak segan merogoh
koceknya membeli makanan kecil untuk dimakan bersama. Hanya satu hal yang tidak
berubah. Ia sama sekali tidak toleran dengan orang yang sakit. Menderita flupun
diusirnya agar menjauh. Ia takut tertular.
Beberapa hari ini
cuaca sangat ekstrim. Fisik Yoyun rupanya tidak kuat menghadapi perubahan suhu
yang sering berganti secara drastis. Tak pelak lagi Yoyun jatuh sakit. Badannya
panas tinggi beberapa hari. Akhirnya di sarankan dokter masuk Rumah Sakit.
Namun demikian, teman-temannya bergantian mau mengunjunginya, kekhawatiran
Yoyun tidak beralasan. Ia tidak kesepian di rumah sakit. Dengan kehadiran
teman-temannya, dapat sedikit mengurangi rasa sakitnya . Esoknya sekujur
tubuhnya dipenuhi bintik-bintik berisi air. Ia menderita cacar air. Sejak saat
itu, teman-temannya tidak ada yang muncul lagi.
Penulis yang sudah berpartisipasi
Agust Wahyu, Robertus Sutartomo,
Genoveva Dian, Albertha Tirta
Catatan:
- Pentigraf atau penagraf ini merupakan
cerita lepas judul " Yoyun Comes Back" yang menghadirkan tokoh utama
Yoyun, laki-laki sederhana dan lugu dari pinggiran kota Tegal.
- Siapa saja boleh menyumbangkan tulisan
di sini, tentunya dengan pesan-pesan positif yang menyejukkan.
- Pentigraf atau penagraf dapat dikemas
dengan sedih, humor, dan sebagainya.
-Bagi yang beminat dapat dikirim lewat
inboks ke Agust Wahyu jangan lupa paling bawah tulis #yoyuncomesback
-Semua karya akan diedit/direvisi
penulis bila ada kekurangan dengan beberapa masukan dari Agust Wahyu dan teman-teman
sekalian
- Bagi Anda yang ingin membaca lengkap
pentigraf atau penagraf lepas ini dapat dilihat di https://anggrek-white.blogspot.com/
Salam Literasi
Rabu, 29 Mei 2019
Yoyun Comes Back (3)
#pentigraf_lepas
TRAGEDI KEKALAHAN
YOYUN
Genoveva Dian
Yoyun adalah seorang
siswa teladan. Wajahnya yang ganteng dan postur tubuhnya yang atletis selalu
mengundang decak kagum setiap kaum hawa yang melihatnya. IQ nya, kurasa, ya... di
atas rata-rata lah. Pokoknya setiap ada kegiatan dan acara apapun, di manapun,
entah itu di sekolahnya maupun di kampungnya, Yoyun selalu tampil sebagai
peserta. Termasuk lomba lari karung dan lomba memasak nasi goreng dalam rangka
peringatan kemerdekaan. Malahan ingin ikut lomba panjat pinang bila kakinya
tidak terkilir sehari sebelumnya.
Suatu ketika, Yoyun
terserang beberapa penyakit. Tak seberapa parah sih sebenarnya, tapi cukup
menyiksa, yaitu diare dan bisul yang sedang matang-matangnya di kedua pantatnya.
Padahal Yoyun harus mengikuti lomba baris-berbaris atau yang disingkat PBB di
kampungnya dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan RI. Diiringi jiwa
patriotisme dan keteladanan sebagai remaja tanggung, Yoyun pun dengan tabah
menjalani. Celakanya, di tengah-tengah aksinya berlomba PBB bersama
teman-temannya keliling kampung, Yoyun mendadak mulas. Dicobanya bertahan dan
tetap tegap berbaris. Entah bagaimana ekspresi wajah pemuda tampan itu ya,
mungkin meringis, mungkin menggigit bibirnya kuat-kuat, atau oh...tidak!
Pertahanan Yoyun jebol juga akhirnya.
Dia berlari kencang
meninggalkan barisan menuju arah sungai dan segera jongkok sesampainya dia di
situ. Namun belum lama dia melepaskan
'itu' nya, tiba-tiba Yoyun berteriak, "Aaaaahhhhh...!!!" Apa gerangan
yang terjadi? Ow...ow... Ternyata kedua bisul Yoyun pecah dimakan ikan,
meninggalkan bekas lubang yang lumayan besar di pantatnya. Dan walaupun Yoyun
harus menerima kekalahan dalam lomba kali ini, tapi dia lega, bisulnya sudah
sembuh. Tapi malang bagi seorang nenek yang tiba-tiba tercebur kaget dengan
teriakan Yoyun. Nenek yang sedang mencuci perabotan masak tersebut tak
hanya mengumpat tapi mengejar Yoyun
dengan wajah memerah. Membuat Yoyun lari seperti kesetanan.
Sleman, 29 Mei 2019
#yoyuncomesback
#yoyuncomesback
Penulis yang sudah berpartisipasi
Agust Wahyu, Robertus Sutartomo, Genoveva Dian
Agust Wahyu, Robertus Sutartomo, Genoveva Dian
Catatan:
- Pentigraf atau penagraf ini merupakan cerita lepas judul " Yoyun Comes Back" yang menghadirkan tokoh utama Yoyun, laki-laki sederhana dan lugu dari pinggiran kota Tegal.
- Siapa saja boleh menyumbangkan tulisan di sini, tentunya dengan pesan-pesan positif yang menyejukkan.
- Pentigraf atau penagraf dapat dikemas dengan sedih, humor, dan sebagainya.
-Bagi yang beminat dapat dikirim lewat inboks ke Agust Wahyu jangan lupa paling bawah tulis #yoyuncomesback
-Semua karya akan diedit/direvisi penulis bila ada kekurangan dengan beberapa masukan dari Agust Wahyu dan teman-teman sekalian
- Bagi Anda yang ingin membaca lengkap pentigraf atau penagraf lepas ini dapat dilihat di https://anggrek-white.blogspot.com/
- Pentigraf atau penagraf ini merupakan cerita lepas judul " Yoyun Comes Back" yang menghadirkan tokoh utama Yoyun, laki-laki sederhana dan lugu dari pinggiran kota Tegal.
- Siapa saja boleh menyumbangkan tulisan di sini, tentunya dengan pesan-pesan positif yang menyejukkan.
- Pentigraf atau penagraf dapat dikemas dengan sedih, humor, dan sebagainya.
-Bagi yang beminat dapat dikirim lewat inboks ke Agust Wahyu jangan lupa paling bawah tulis #yoyuncomesback
-Semua karya akan diedit/direvisi penulis bila ada kekurangan dengan beberapa masukan dari Agust Wahyu dan teman-teman sekalian
- Bagi Anda yang ingin membaca lengkap pentigraf atau penagraf lepas ini dapat dilihat di https://anggrek-white.blogspot.com/
Salam Literasi
Yoyun Comes Back (2)
#pentigraf_lepas
Yoyun Comes Back (2)
LELAH
Robertus Sutartomo
Hutan mangrove di Kota Tegal cukup rimbun. Sehingga suasana pantai yang panas teredam oleh semilirnya angin. Hati Yoyun galau. Ingin memilih, tapi tidak terpilih. Maksudnya setiap ia menaksir seorang gadis, tapi selalu bertepuk sebelah tangan. "Huuh... apa aku terlalu pemilih…?" batin Yoyun tanpa merasa salah.
Ada seorang gadis yang diincarnya, tapi Yoyun bingung mencari jalan untuk mendekatinya. Gadis berambut panjang lurus dan berkulit putih. Wajahnya sangat menggetarkan hatinya. Padahal hanya lewat foto di medsos. Tipe gadis seperti itu memang menjadi dambaannya. Lelah ia mencari dan mencari pasangan hidupnya. Padahal ia merasa dirinya punya daya pikat tersendiri. Ia sangat percaya diri. "Kali ini aku harus mampu mendapatkan. Ada kenalanku yang jadi sahabatnya... Aku yakin itu cara yang terbaik..." batin Yoyun sambil membusungkan dada.
Sesuai rencana akan ketemuan di sebuah cafe terkenal di kota Slawi. Yoyun juga punya rencana akan mengajak sahabat dan gadis incarannya menuju ke destinasi wisata air hangat di Guci. Bayangan indah menari-nari di pelupuk mata Yoyun. Ketika melihat sahabatnya datang berdua dengan gadis yang ditaksirnya, jantung Yoyun berdetak kencang. Mereka pun berkenalan. Maria namanya. Setelah ngobrol basa-basi, Maria berpamitan. Ada tugas yang harus diselesaikan. "Terima kasih akan traktirannya ya Mas Yoyun. Kirain mas tuh gagah dan ganteng. Ternyata Mas Yoyun tuh koq kemayu tho…" kata Maria sambil ngeloyor pergi. Yoyun hanya bisa terduduk lemas tanpa bisa berkata apa-apa.
Solo, 26 Mei 2019
#MasTomRobertTirta
#yoyuncomesback
Penulis yang sudah berpartisipasi
Agust Wahyu, Robertus Sutartomo
Catatan:
- Pentigraf atau penagraf ini merupakan cerita lepas judul " Yoyun Comes Back" yang menghadirkan tokoh utama Yoyun, laki-laki sederhana dan lugu dari pinggiran kota Tegal.
- Siapa saja boleh menyumbangkan tulisan di sini, tentunya dengan pesan-pesan positif yang menyejukkan.
- Pentigraf atau penagraf dapat dikemas dengan sedih, humor, dan sebagainya.
-Bagi yang beminat dapat dikirim lewat inboks ke Agust Wahyu jangan lupa paling bawah tulis #yoyuncomesback
-Semua karya akan diedit/direvisi penulis bila ada kekurangan dengan beberapa masukan dari Agust Wahyu dan teman-teman sekalian
- Bagi Anda yang ingin membaca lengkap pentigraf atau penagraf lepas ini dapat dilihat di https://anggrek-white.blogspot.com/
Salam Literasi
Selasa, 28 Mei 2019
Yoyun Comes Back (1)
“Dengan kereta malam. Kupulang sendiri. Mengikuti rasa rindu. Pada kampung halamanku. Pada Ayah yang menunggu. Pada Ibu yang mengasihiku. Duduk di hadapanku seorang ibu. Dengan wajah sendu, sendu kelabu. Penuh rasa haru ia menatapku. Penuh rasa haru ia menatapku. Seakan ingin memeluk diriku…” Yoyun tak mampu melanjutkan senandung dari lagu “Perjalanan” yang dipopulerkan Franky dan Jane tahun 1978. Tanpa sadar, air matanya menetes karena merasa lagu yang diputar KAI pada kereta malam itu mengingatkan wanita di hadapannya pada ibunya yang tengah menanti kehadirannya di sebuah desa di Tegal.
“Tuuut Tuut, ting, ting” peluit kereta menggema melewati sebuah stasiun kecil bersamaan dengan dentingan jam tanda tibanya tengah malam. Sungguh indah sebenarnya di telinga. Kopi hitam pesanan dari restorasi tinggal ampasnya. Tapi Yoyun belum mampu lelap padahal rasa kantuk dengan hebat sudah mulai merayu pelupuk matanya sejak sore. Berapa kali dia melihat layar gawainya, tetap tak bergeming. Padahal biasanya seseorang telah membuat gila hatinya karena pesan-pesan singkatnya. Dia masih merasa aneh dengan kursi kosong di sebelahnya. Tadinya akan ditempati oleh seraut wajah perempuan cantik yang akan diperkenalkan pada ibunya. Pasti ibunya akan menyambutnya dengan bahagia saat yang dinantikan. Bahkan ibunya telah merelakan tempat tidur sederhana yang biasa dipakainya untuk calon menantunya.
Yoyun menghela napas panjang, apa yang harus dikatakan pada ibunya? Pasti ibunya akan sedih seperti wanita yang sedang duduk di hadapannya. Aroma parfum yang wanginya menusuk sampai ke jantung tiba-tiba terasa dari kursi di sampingnya. Aroma yang juga dihirupnya saat Yoyun menciumnya pada ikrar cintanya, “Kita akan selalu dekat dan menyatu… Bagai kopi dan gula atau pantai dengan ombaknya.” Saat itu dia merasa sangat bersyukur telah meninggalkan Tegal, kota kelahirannya, sampai di Jakarta berjumpa dengan Arum. Tapi di kereta malam ini, dia mungkin menyesali diri karena hatinya tergores dalam akibat perbuatannya sendiri. Walau boncengan bersama dengan motor barunya tapi sebuah truk memisahkan mereka untuk selamanya di jingganya senja medio bulan ramadhan.
Kampung Sawah, 28 Mei 2019
Penulis yang sudah berpartisipasi
Agust Wahyu
Agust Wahyu
Catatan:
- Pentigraf atau penagraf ini merupakan cerita lepas judul " Yoyun Comes Back" yang menghadirkan tokoh utama Yoyun, laki-laki sederhana dan lugu dari pinggiran kota Tegal.
- Siapa saja boleh menyumbangkan tulisan di sini, tentunya dengan pesan-pesan positif yang menyejukkan.
- Pentigraf atau penagraf dapat dikemas dengan sedih, humor, dan sebagainya.
-Bagi yang beminat dapat dikirim lewat inboks ke Agust Wahyu jangan lupa paling bawah tulis #yoyuncomesback
-Semua karya akan diedit/direvisi penulis bila ada kekurangan dengan beberapa masukan dari Agust Wahyu dan teman-teman sekalian
- Bagi Anda yang ingin membaca lengkap pentigraf atau penagraf lepas ini dapat dilihat di https://anggrek-white.blogspot.com/
- Pentigraf atau penagraf ini merupakan cerita lepas judul " Yoyun Comes Back" yang menghadirkan tokoh utama Yoyun, laki-laki sederhana dan lugu dari pinggiran kota Tegal.
- Siapa saja boleh menyumbangkan tulisan di sini, tentunya dengan pesan-pesan positif yang menyejukkan.
- Pentigraf atau penagraf dapat dikemas dengan sedih, humor, dan sebagainya.
-Bagi yang beminat dapat dikirim lewat inboks ke Agust Wahyu jangan lupa paling bawah tulis #yoyuncomesback
-Semua karya akan diedit/direvisi penulis bila ada kekurangan dengan beberapa masukan dari Agust Wahyu dan teman-teman sekalian
- Bagi Anda yang ingin membaca lengkap pentigraf atau penagraf lepas ini dapat dilihat di https://anggrek-white.blogspot.com/
Salam Literasi
Langganan:
Postingan (Atom)